Showing posts with label Android. Show all posts
Showing posts with label Android. Show all posts

Monday, 10 August 2015

Diuji, Ponsel Misterius Samsung Hampir Sempurna


Sebuah smartphone misterius buatan Samsung tiba-tiba muncul dalam aplikasi benchmark Antutu dengan skor sangat tinggi. Ponsel berkode SM-8508S itu terlihat mengantongi skor 95.972, yang bisa dikatakan hampir sempurna.

Nilai tersebut jauh lebih besar, bahkan dari top 10 hasil pengukuran Antutu terhadap ponsel-ponsel yang sudah dijual bebas.

Per kuartal pertama 2015 saja skor tertinggi hanya mencapai 67.520 (Samsung Galaxy S6), diikuti oleh 62.373 (Samsung Galaxy S6 Edge) dan 52.709 (HTC One M9). Sementara itu, bocoran ponsel highend Samsung Galaxy Note 5 disebut-sebut hanya mencapai angka 69.702.

Demikian, dilansir KompasTekno dari PhoneArena, Minggu (9/8/2015), benchmark yang mencapai angka 95 ribuan itu bisa saja milik Samsung Galaxy S7, yang hingga kini belum banyak terungkap.


Kabar yang beredar menyebutkan Samsung saat ini sedang memodifikasi metode produksi mereka. Metode yang dimaksud adalah peralihan cara pengembangan software dari Waterfall model yang lebih mementngkan ketepatan, menjadi Agile system yang mengutamakan kecepatan dan fleksibilitas.

Ada juga kemungkinan bahwa mereka akan kembali mengadopsi chipset buatan Qualcomm. Selain kabar tersebut, tak banyak yang diketahui soal smartphone Galaxy S7.

Namun terlepas dari benar atau tidaknya, smartphone berkode SM-8508S itu punya tenaga sangat besar. Bahkan jauh lebih besar dibanding prosesor Exynos 7420 buatan Samsung.

(sumber)

Friday, 7 August 2015

Cara Mempercepat "Charging" Ponsel Android dan iPhone


Saat ini ponsel sudah jadi pusat banyak kegiatan, mulai dari memotret, menonton film, hingga mengetik berbagai tugas. Sayangnya, fungsi-fungsi tersebut masih sering terkendala oleh baterai yang lekas habis.

Ponsel pun seringkali harus bolak-balik dicolokkan ke perangkat charger. Proses "nge-charge" ini tidak selalu bisa dilakukan sepanjang malam selagi tidur menunggu pagi. Kalau waktunya tidak tepat, proses charging bisa mengganggu kegiatan.

Katakanlah Anda sedang terburu-buru karena 30 menit lagi harus bertemu dengan klien, tapi baterai ponsel tinggal 10 persen. Tentu Anda ingin mengisinya dengan cepat, agar saat sampai di tempat yang dijanjikan masih bisa menghubungi klien Anda.

Keinginan itu tak mustahil diwujudkan, asalkan Anda memilih metode pengisian daya yang tepat. Berikut ini, seperti dirangkum oleh KompasTekno, dari Ubergizmo, Jumat (31/7/2015), lima cara yang bisa dipakai untuk mempercepat charging baterai ponsel Android dan iPhone.

1. Pakai charger tablet
Pengguna ponsel Android atau iPhone bisa men-charge lebih cepat ketika menggunakan adapter charger yang lebih kuat, misalnya charger bawaan perangkat tablet atau iPad.

Charger bawaan smartphone biasanya lebih kecil sedangkan charger tablet lebih kuat.

Namun perlu dicatat, tidak semua perangkat cocok dengan cara ini. Beberapa ponsel dapat mengambil daya sebanyak apapun dari charger dan bisa terisi dengan cepat. Tapi ada juga yang cuma bisa mengambil daya sesuai dengan output charger bawaan, sehingga metode ini tidak akan berpengaruh sama sekali.

Kebiasaan menggunakan charger perangkat tablet ini sebaiknya dilakukan saat benar-benar diperlukan saja karena dikhawatirkan dapat mengurangi umur baterai ponsel.

2. Kabel USB terbaik

Jangan remehkan kabel USB yang Anda pakai sehari-hari. Meksi terkesan sepele, kualitas kabel ini berpengaruh pada kecepatan charge ponsel.

Kabel USB murah atau bukan orisinal, biasanya dibuat sangat tipis dan tidak menghantarkan daya dengan baik. Logam yang dipakai pun berkualitas rendah sehingga tidak bisa menangani listrik berdaya tinggi.

Sebaiknya gunakan kabel USB dari paket pembelian ponsel. Atau sebagai alternatif, carilah kabel USB kualitas terbaik buatan brand yang sudah Anda percaya.

3. Matikan ponsel

Meski ponsel Anda sedang tidak dipakai sama sekali, bila dalam keadaan menyala tetap ada aplikasi-aplikasi yang berjalan di background.

Nah, meskipun kecil, kinerja aplikasi tersebut tetap menyedot daya dan membuat proses pengisian daya melambat. Karena itu cobalah untuk mematikan ponsel saat di-charge.

Ketika dimatikan, maka seluruh aplikasi ikut mati. Efeknya membuat seluruh daya yang disalurkan benar-benar masuk dan terkumpul.

Bila tak ingin mematikan ponsel, Anda juga bisa mengaktifkan Airplane Mode. Mode tersebut berguna menghentikan transmisi sinyal seluler dan Wi-Fi yang berperan besar menyedot daya di bateraimu.

Kalau memang tidak sempat mematikan ponsel atau menggunakan Airplane Mode, setidaknya jangan mengisinya sambil bermain video game yang banyak menyedot daya.

4. Jangan charge via port USB komputer

Output daya dari port USB komputer biasanya berkisar antara 0,1 A hingga 0,5 A. Ini jauh lebih rendah dibandingkan output menggunakan charger khusus ponsel yang mencapai 2A atau lebih.

Demikian berarti kecepatan pengisian daya juga akan jadi lebih rendah. Bila Anda sedang terburu-buru, jangan charge ponsel menggunakan port USB komputer. Sebaiknya langsung saja memakai charger bawaan.

Perlu ditambahkan bahwa port USB di sebagian komputer yang mendukung intrerface USB 3.0 mampu menyalurkan arus sebesar 1A sehingga tetap bisa dipakai untuk mengisi daya ponsel dalam waktu relatif singkat, atau setidaknya sama cepat dengan charger bawaan ponsel.

5. Jangan sentuh ponsel!

Saat mengisi daya, diamkan ponsel. Cobalah untuk menahan hasrat mengecek ponsel kecuali memang ada pesan atau panggilan penting yang masuk.

Alasannya, saat Anda mengecek ponsel maka layarnya akan menyala. Padahal layar merupakan salah satu bagian yang paling menguras baterai.

Selain mengecek ponsel, sebaiknya Anda tidak mengisi daya sambil menjalankan aplikasi-aplikasi berat seperti mengunduh alplikasi, memutar video atau bermain game.

(sumber)

Sunday, 26 July 2015

Konsep dan Pengembangan ZTE Axon Melibatkan Calon Konsumen



Produsen smartphone asal Tiongkok ZTE menghadirkan produk yang desain dan pengisian fitur-fiturnya melibatkan konsumen yakni ZTE Axon.

Melalui ribuan survei dan grup diskusi, konsumen Amerika Serikat membantu proses kreasi Axon, mulai konsep, desain, pengembangan hingga pengalaman pengguna.

"Dari awal sampai akhir pembuatan, konsumen memberitahu kami mengenai apa yang kurang dari smartphone ini," kata Lixin Cheng, CEO dan Chairman ZTE USA, Jumat (24/7/2015).

Tidak berlebihan jika ia mengatakan ZTE Axon mampu merefleksikan apa yang konsumen inginkan, hargai, dan gunakan.

"Kami selalu mendengarkan, mengembangkan dan menghadirkan. Lalu merevolusi proses pengembangan produk yang selama ini kami lakukan," katanya.

Smartphone terbaru ini diklaim dibuat sesuai dengan kebutuhan konsumen ZTE dan didesain di Amerika Serikat dan dijual di sana.

"Layaknya saraf axon yang selalu berupaya menghubungkan pikiran dan badan, smartphone Axon menjadi saraf utama semua kegiatan sehingga dapat mendukung anda untuk selalu menjadi yang terdepan," ujarnya.

Ponsel ini tidak dijejali dengan aplikasi atau fitur yang tidak penting karena seperti anda ketahui, hal ini bisa memperlambat performa ponsel.

"Namun anda akan tetap mendapatkan pengalaman Android yang mulus dengan tambahan beberapa aplikasi kesehatan yang diberikan secara pre-loaded," katanya.

Friday, 24 July 2015

10 Kode Rahasia Android yang Wajib Kamu Ketahui


Apakah kamu sudah mengetahui bahwa Smartphone Android memiliki banyak kode rahasia yang bisa kita pakai untuk mendapatkan informasi dari si Android tersebut. Mungkin salah satu contoh yang paling sering dipakai orang adalah *#06#. Kode tersebut adalah perintah untuk mengecek nomor IMEI.


Selain itu, ternyata masih banyak kode-kode rahasia yang mungkin belum kamu ketahui dan tentu kode-kode ini mungkin akan sangat berguna untuk kamu gunakan.

1. *#0000#* - Cek Asli atau Palsu
Kode untuk mengetahui apakah smartphone kamu Original atau Replika (Palsu), biasanya kode ini bisa bekerja pada smartphone merek Samsung.

2. *#*#2664#*#* - Cek Kemampuan Layar Sentuh
Kode ini berguna untuk mengetes atau menguji kemampuan Touch Screen kamu, apakah semua sisi dari bagian layar masih dapat berfungsi dengan normal.

3. *#*#0*#*#* - Cek Performa Layar LCD
Masih lanjutan dari kode di atas, kode ini berguna untuk menguji warna dan detail pada layar, apakah semuanya masih berjalan normal atau tidak.

4. *#*#1472365#*#* - Cek Kualitas GPS
Dengan kode ini kamu bisa mengetahui apakah GPS kamu sudah berfungsi dengan baik atau tidak. Kamu juga bisa mendapatkan informasi lainnya tentang GPS tersebut.

5. *#*#34971539#*#* - Cek Informasi Kamera
Menampilkan informasi seputar kamera, berapa megapixel serta resolusinya dan hal-hal lainnya.

6. *#*#232331#*#* - Cek Bluetooth
Kode untuk mengetes apakah Bluetooth di smartphone Android kamu masih berfungsi atau tidak.

7. *#*#0842#*#* - Cek Getar dan Flashlight
Ragu kenapa smartphone tidak bergetar? Jangan lagi, kamu bisa menggunakan kode ini untuk mengetesnya.

8. *#*#0673#*#* atau ##0289## - Cek Audio / Suara
Kalau kamu merasa audio Smartphone kamu tidak berfungsi dengan baik, kamu bisa mencoba tes berikut. Cek apakah audio benar-benar dalam masalah.

9. *#*#197328640#*#* - Cek Operator dan Internet
Kamu bisa mengecek jaringan yang sedang kamu gunakan dan nama operatornya.

10. *#*#7780#*#* - Factory Reset
Dengan menggunakan kode ini, berarti kamu akan membuat smartphone kembali ke settingan awal/pabrik dan semua data akan terhapus.

(sumber)

Cara Mudah Pindahkan Aplikasi Android ke SD Card Tanpa Root


Mungkin bagi sebagian orang yang Androidnya sudah dalam kedaan root, tentu mudah saja dalam melakukan hal apapun, termasuk memindahkan Aplikasi dari memori internal ke eksternal. Hanya saja, bagaimana dengan orang-orang yang belum berani melakukan Rooting tapi ingin memindahkan aplikasi mereka kedalam SD Card?

Tentu ada banyak faktor, mulai dari media penyimpanan internal yang sudah mulai menipis hingga faktor lainnya. Nah, sekarang Jaka ingin berbagi Cara Mudah Memindahkan Aplikasi Android ke SD Card Tanpa Proses Rooting.

Bahan dan Persiapan

*Perangkat Android kamu
*Kabel Data
*USB Driver (tergantung merk masing-masing, dan pastikan sudah terinstall)

*File MoveToSD (ini bukan aplikasi, melainkan File format .DAT yang akan dijalankan di Komputer).

Langkah-langkah Memindahkan Aplikasi Android ke SD Card Tanpa Root

*Sebelum memulai, pastikan bahwa Mode Debugging kamu sudah aktif. Caranya: masuk ke Settings > Developer options > (Centang) USB Debugging.


*Colok dan hubungkan Android kamu ke komputer menggunakan kabel data (USB), dan pastikan telah tersambung dengan baik.

*Setelah itu, Extract File MoveToSD.zip yang sudah di-download tadi. Di sana akan terdapat beberapa file, jalankan file yang bernama "Enable Move to SD.bat".


*Maka akan muncul CMD (Command Prompt). Biarkan saja, tunggu beberapa saat sampai selesai.

*Jika terlihat sudah berhasil, sekarang waktunya untuk mencoba. Masuk ke Settings > Manage Applications, Lalu pilih salah satu aplikasi yang ingin dipindahkan, kemudian klik tombol Move to SD Card.


*Cara diatas berlaku untuk Android yang belum di-root. Jika Android kamu sudah di-root, ada cara yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan Link2SD.

(sumber)
 
Atas