Radiasi dari perangkat nirkabel (wireless) dapat menyebabkan metabolisme tubuh menjadi tak seimbang.
Kondisi ini bisa memicu sejumlah masalah kesehatan, di antaranya penyakit neurogeneratif, bahkan kanker, menurut studi terbaru.
Ketidakseimbangan ini menurut peneliti studi,dokter Igor Yakymenko, juga dikenal sebagai stres oksidatif, yakni kondisi tidak seimbangnya produksi oksigen reaktif (ROS) dan pertahanan antioksidan.
Yakymenko mengungkapkan, stres oksidatif akibat paparan radiasi radiofrekuensi (RFR), tidak hanya menimbulkan kanker, tetapi juga gangguan kecil lainnya seperti sakit kepala, kelelahan, dan iritasi kulit, yang bisa berkembang setelah paparan RFR jangka panjang.
"Data ini merupakan bukti ada risiko nyata paparan radiasi bagi kesehatan manusia," kata Yakymenko.
Hasil studi menunjukkan, kemungkinan adanya efek karsinogenik RFR. RFR sendiri pada tahun 2011, telah diklasifikasikan oleh badan internasional untuk penelitian kanker sebagai karsinogen bagi manusia. Hanya saja, mekanisme RFR dalam hal ini masih belum jelas.
Yakymenko dan rekan-rekannya menyerukan pentingnya menggunakan perangkat nirkabel seperti ponsel dan internet nirkabel dengan hati-hati. Demikian seperti dilansir Science Daily, Sabtu, 25 Juli 2015.

Silahkan berkomentar di blog ini sesuai dengan artikel yang anda baca. Barangkali ada yang ingin anda tanyakan jangan pernah sungkan untuk bertanya. Namun hal yang paling Admin tidak sukai adalah ketika ada komentar yang menggunakan link aktif, karena hal itu akan saya anggap sebagai spam. sehingga saya tidak akan menampilkanya melainkan akan saya hapus.